Keuangan & laporan
Laporan: Laba Rugi, Rekap Harian, Omzet & Pajak, Ringkasan, Analisa
Semuanya dibuka dari halaman Usaha, dari grid ikon paling atas.
Diperbarui 25 Sep 2026
Semuanya dibuka dari halaman Usaha, dari grid ikon paling atas.
Rekap Harian (/rekap) — untuk tutup kas tiap malam. Geser hari dengan
panah kiri/kanan. Isinya: Kas bersih hari ini, Penjualan (tagihan yang terbit
hari itu), Diterima (pembayaran yang masuk hari itu), laba kotor perkiraan, dan
Uang diterima per metode: Tunai / Transfer bank / QRIS / Lainnya.
Cocokkan baris Tunai dengan isi laci kas Anda. Kalau beda, biasanya ada penjualan yang belum dicatat.
Tutup kas per cabang & per kasir. Usaha dengan dua cabang aktif atau lebih punya chip Semua cabang / A / B di atas rekap: penjualan, uang masuk, dan pengeluaran cabang itu saja (bayar utang pemasok tidak bercabang, jadi tidak ikut). Bagian Uang diterima per orang memisahkan uang menurut siapa yang mencatatnya — "Pemilik", "Staf ···5500" (empat angka terakhir nomornya), atau "Bayar online / otomatis" — lengkap dengan porsi tunainya, supaya tiap kasir bisa mencocokkan lacinya sendiri.
Staf yang punya cabang kerja juga bisa membuka Rekap Harian: yang tampil hanya cabang kerjanya, tanpa laba kotor. Staf tanpa cabang kerja membaca "Rekap harian untuk staf mengikuti cabang kerja. Minta pemilik menetapkan cabang kerja Anda di Tim usaha."
Laba Rugi (/laba-rugi) — per bulan. Rumusnya: Pendapatan − Harga Pokok
(HPP) = Laba Kotor; Laba Kotor − Pengeluaran = Laba Bersih. Pengeluaran
dirinci per kategori.
Omzet & Pajak (/laporan) — omzet 12 bulan + estimasi PPh Final 0,5%, plus
batang "Ambang fasilitas 0,5%". Kalau omzet mendekati Rp4,8 miliar setahun,
muncul peringatan kuning. Tombol CSV di kanan atas mengunduh tabelnya.
Ringkasan Bisnis (/ringkasan) — satu layar berisi laba kas bulan ini,
omzet, piutang berjalan, utang pemasok, dan stok menipis. Tiap kartunya bisa
diketuk menuju halaman aslinya.
Analisa (/analisa) (paket Bisnis, khusus pemilik) — grafik untuk
menjawab pertanyaan yang biasa muncul setelah tutup buku. Pilih rentangnya di
atas: 30 hari, 90 hari, Bulan ini, atau Tahun ini.
- Ringkasan: omzet, jumlah transaksi dan rata-ratanya, laba kotor, dan total yang belum dibayar pelanggan.
- Produk: paling laku menurut omzet dan menurut jumlah terjual (lengkap dengan laba per produk), porsi omzet per kategori, produk aktif yang tidak terjual sama sekali di rentang itu, dan peta jam & hari paling ramai.
- Keuangan: omzet dibanding modal dan pengeluaran selama 12 bulan, uang masuk per cara bayar, dan umur tagihan yang belum dibayar (belum jatuh tempo, telat 1–7 hari, 8–30, 31–60, lebih dari 60). Ketuk Tagih sekarang untuk langsung ke daftar tagihan yang belum lunas.
Di Analisa, laba kotor hanya dihitung dari penjualan yang harga modalnya diisi. Kalau sebagian produk belum berharga modal, di bawah kartu ringkasan tertulis berapa persen omzet yang sudah tercakup, dan produk tanpa harga modal tidak diberi angka laba. Paket selain Bisnis melihat keterangan paketnya dan tautan ke Langganan.
Yang perlu Anda tahu supaya tidak salah baca:
- "Uang masuk" = pembayaran yang tercatat (basis kas), bukan omzet.
- "Omzet" = nilai tagihan yang terbit — draf dan tagihan batal tidak ikut.
- Kalau Anda memungut PB1/PPN (lihat 3.21), uang pajaknya tidak dihitung sebagai omzet: itu titipan pembeli untuk disetor, bukan pendapatan Anda.
- "Laba kas" = uang masuk − uang keluar. Itu bukan laba akuntansi.
- HPP dan laba adalah perkiraan, berdasar harga modal yang Anda isi. Baris tanpa harga modal dihitung untung penuh.
- Estimasi PPh 0,5% bukan perhitungan pajak resmi, dan dokumen di aplikasi ini bukan Faktur Pajak. Konfirmasikan ke petugas atau konsultan pajak.
Kalau angkanya terasa salah: hampir selalu penyebabnya salah satu dari tiga ini — tagihan masih berstatus draf (belum masuk omzet), harga modal belum diisi (laba jadi kelihatan besar), atau pembayaran belum dicatat (piutang jadi kelihatan besar).