Gratis · tanpa daftar
Buat Invoice Online Gratis
Invoice — sering juga disebut faktur atau tagihan — adalah permintaan pembayaran yang Anda kirim kepada pelanggan sebelum ia membayar. Isinya rincian barang atau jasa, total yang harus dibayar, kapan jatuh temponya, dan ke mana pembayarannya dikirim. Isi formulir di bawah, unduh PDF-nya, lalu kirim ke pelanggan lewat WhatsApp atau surel.
Cara membuat invoice
- Isi identitas usaha Anda: nama, alamat, dan nomor HP yang bisa dihubungi pelanggan.
- Isi "Kepada" dengan nama pelanggan atau nama perusahaannya.
- Isi tanggal invoice dan tanggal jatuh tempo — hari terakhir pelanggan diharapkan membayar.
- Tambahkan barang atau jasa yang ditagih. Total dan tulisan hurufnya dihitung sendiri.
- Tulis cara pembayaran di catatan: nama bank, nomor rekening, dan atas nama siapa.
- Tekan Unduh PDF, lalu kirim berkasnya kepada pelanggan.
Contoh invoice
Seperti inilah isi invoice yang lengkap. PDF dari formulir di atas memakai susunan yang sama, ditambah tempat tanda tangan.
Studio Desain Garis
Jl. Pemuda No. 21, Semarang
Telp/WA: 0857-1100-2299
INVOICE
No. INV-2026-018
| Keterangan | Jml | Harga | Total |
|---|---|---|---|
| Desain logo dan panduan warna | 1 | Rp1.500.000 | Rp1.500.000 |
| Desain kemasan produk (per varian) | 3 | Rp450.000 | Rp1.350.000 |
| TOTAL | Rp2.850.000 | ||
# Dua juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah #
Catatan: Pembayaran ke rekening Bank Contoh 0000-1111-22 atas nama Studio Desain Garis.
Supaya invoice cepat dibayar
Tulis jatuh tempo dengan tanggal yang jelas, bukan "secepatnya". Beri setiap invoice nomor sendiri, supaya pelanggan bisa menyebutnya di berita transfer dan Anda mudah mencocokkan uang yang masuk. Cantumkan cara bayar selengkapnya — nama bank, nomor rekening, atas nama — supaya bagian keuangan pelanggan tidak perlu bertanya balik.
Rincikan pekerjaan dengan kata yang dipahami pelanggan, dan kirim invoice segera sesudah barang dikirim atau pekerjaan selesai, selagi semuanya masih segar di ingatan kedua pihak.
Beda nota, kuitansi, dan invoice
Nota adalah bukti jual beli: apa yang dibeli, berapa banyak, berapa harganya. Biasanya diberikan saat barang berpindah tangan dan dibayar saat itu juga.
Kuitansi adalah bukti penerimaan uang: dari siapa, berapa — dengan angka dan huruf — dan untuk apa. Ditandatangani oleh yang menerima uang.
Invoice (faktur, tagihan) adalah permintaan pembayaran: dikirim SEBELUM pelanggan membayar, lengkap dengan rincian, total, dan tanggal jatuh tempo.
Ini bukan Faktur Pajak
Ketiga dokumen dari halaman ini adalah bukti transaksi biasa. Faktur Pajak adalah dokumen lain: bukti pungutan PPN yang hanya bisa dibuat Pengusaha Kena Pajak lewat sistem Direktorat Jenderal Pajak. Di kaki setiap PDF tertulis bahwa dokumen itu bukan Faktur Pajak.
Kapan perlu meterai
Menurut Undang-Undang No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, dokumen yang menyebutkan penerimaan uang dengan nilai lebih dari Rp5.000.000 — kuitansi termasuk di dalamnya — dikenai bea meterai Rp10.000.
Tanya-jawab
Apa beda invoice dan faktur?
Berapa lama jatuh tempo yang wajar?
Bagaimana kalau pelanggan belum membayar sesudah jatuh tempo?
Apakah data yang saya isi disimpan?
Menulis invoice setiap hari?
Di Juragane, setiap tagihan mendapat nomor resmi begitu diterbitkan, tersimpan di satu tempat, dan tautannya tinggal dikirim lewat WhatsApp. Begitu pembayaran dicatat, kuitansi bernomor terbit sendiri — dan Anda tahu siapa yang sudah lewat jatuh tempo.
Mulai gratisButuh dokumen lain? Buat Nota Online Gratis · Buat Kuitansi Online Gratis