Langsung ke isi

Usaha yang berpindah tempat

Tenant Baru di Food Court

Menyewa lapak berarti punya target yang jelas sejak hari pertama. Begitu tiap menu punya harga modalnya, angka untungnya muncul sendiri di akhir bulan.

Sehari di usaha ini

  1. Katalog menu diisi sekali, lengkap dengan harga modal tiap porsi.
  2. Tiap penjualan masuk lewat kasir; struk dicetak bila pembeli meminta.
  3. Sewa lapak, gas, dan belanja bahan dicatat sebagai pengeluaran.
  4. Tutup jam operasional, Rekap Harian menghitung kas hari itu.
  5. Akhir bulan, Laba Rugi memperlihatkan seberapa jauh sewa lapak sudah tertutup.

Yang jadi lebih mudah

Untung yang sebenarnya, bukan sekadar uang masuk

Harga modal tiap menu dibekukan saat terjual, jadi Laba Rugi memperlihatkan laba kotor yang benar walau harga bahan naik bulan depan.

Biaya lapak ikut terhitung

Pengeluaran dicatat berkategori dan langsung dikurangkan di Laba Rugi bulan itu.

Rekap untuk pengelola siap dalam sekejap

Ekspor CSV, buka di Excel atau Google Sheets, kirim.

Yang dipakai

  • Struk 58mm untuk printer saku
  • Rekap Harian untuk tutup kas
  • Laba Rugi bulanan, lengkap dengan HPP
  • Stok per produk beserta kartu mutasinya
  • Ekspor CSV untuk Excel atau Google Sheets
  • QRIS toko ditampilkan besar di kasir

Paket yang cocok

Gratis

Mulai dari paket gratis selagi menguji lapaknya. Naik satu tingkat saat menunya bertambah melewati batas katalog gratis.

Paling menolong di bulan-bulan pertama, saat yang perlu dijawab hanya satu: seberapa jauh sewa lapaknya sudah tertutup.

Usaha serupa

← Semua jenis usaha